BIOREMEDIASI BAHAN ORGANIK DALAM LIMBAH CAIR NANAS OLEH BAKTERI INDIGEN DAN IMPLEMENTASINYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI MENGGUNAKAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS

Nurul Huda1, Agus Sutanto2 (2014) Bioremediasi Bahan Organik Dalam Limbah Cair Nanas Oleh Bakteri Indigen Dan Implementasinya Pada Pembelajaran Biologi Menggunakan Pendekatan Keterampilan Proses Sains

Bioedukasi Fkip Um Metro


File Pdf Download


ABSTRAK

Limbah Cair Nanas (LCN) dapat ditangani dengan mencari isolat bakteri

indigen yang memiliki kemampuan menguraikan bahan organik dalam LCN

tersebut. Dalam penelitian ini, akan dilakukan isolasi bakteri yang memiliki

kemampuan menguraikan bahan organik dengan parameter, BOD dan TSS.

Tujuan penelitian ini adalah untuk:1) memperoleh spesies bakteri indigen dalam

LCN yang mamapu menguraikan bahan organik, 2) menguji potensi isolat bakteri

indigen LCN yang dapat mengurai bahan organik, 3) mengidentifikasi spesies

bakteri yang berasal dari LCN yang paling potensial. 4) menentukan kombinasi

konsorsia yang paling berpengaruh terhadap penguraian bahan organik LCN

dengan parameter BOD dan TSS. 5) Menerapkan hasil penelitian dalam proses

pembelajaran menggunakan pendekatan Keterampilan Proses Sains. Penelitian ini

terbagi dalam tiga tahapan penelitian yaitu, tahap pertama dilakukan observasi

karakteristik bakteri yang berpotensi sebagai pengurai, tahap kedua pengujian

kemampuan penguraian secara in vitro, dan tahap ketiga implementasi hasil

penelitian dalam proses pembelajaran di kelas. Hasil penelitian diperoleh 11

isolat, spesies yang paling berpotensi sebagai pengurai bahan organik adalah:

Bacillus subtilis dan Bacillus sphaericus. Kombinasi konsorsia bakteri indigen

yang paling berpengaruh terhadap penguraian bahan organik adalah: kombinasi

konsorsia IK, yang keduanya merupakan spesies yang sama yaitu bakteri Bacillus

subtilis. Hasil penelitian ini dijadikan sumber belajar dalam bentuk LKS berbasis

Keterampilan Proses Saians.

Kata kunci: Bioremediasi, Limbah Cair Nanas, Bakteri indigen, Keterampilan

Proses Saians.

Encarta. 2001. World English Dictionary (North American Edition) (On

Line)(http://dictionary.msn.com/find/entry.asp?refid=186199647.

Diakses 28 juni 2013

EPA. 2000. Definition of Remediation; Technologies (on Line) http://www.epa

reachit.org/infohelp/defiehtyp.html. Diakses 28 Juni 2013

Ibrahim Muslimin, dkk, 2004. Sains (Materi Pelatihan Terintegrasi ) buku

1.Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar

dan Menengah, Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama.

http://chachubbygirl.blogspot.com/2013/03/mekanismedekomposisi-bahanorganik.

html. diakses senin 6 mei 2014

Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup. 2007. Peraturan Menteri Negara

Lingkungan Hidup Pedoman penetapan Baku Mutu Lingkungan. Nomor 5

Tahun 2007 tanggal 08 Mei 2007. Sekretaris Menteri Negara

Kependudukan dan Lingkungan Hidup (On Line). http://www.mnlh.go.id

diakses 25 Juni 2013.

Kusnadi. dkk. 2003. Common Text Book (Edisi Revisi) Mikrobiologi. Jurusan

Pendidikan Biologi Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu

Pengetahuan Alam. Universitas Pendidikan Indonesia.

Maulana Dani. 2013. Pendekatan Saintifik (Saintific Approach) Implementasi

untuk Kurikulum 2013. Penerbit Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan

Provinsi Lampung

Maulana Dani. 2014. Penilaian Otentik (Authentic assessment). Penerbit Lembaga

Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Lampung.

Menteri Negara Lingkungan Hidup. Keputusan Menteri Negara Lingkungan

Hidup No: Kep-51/MenLH/10/1995. Tentang Baku Mutu Limbah Cair bagi

Kegiatan Industri. http://www.cets-uii.org/BML/Air/BMLC/kepmen5195/.

Diakses 25 Juni 2013.

Mulyasa, H.E. 2013. Pengembangan dan Implementasi kurikulum 2013. Penerbit

Rosda. Bandung.

Purwati, S.& H. Hardiani. 1987.Pemanfaatan aktifitas Mikroorganisme untuk

Pengolahan Air Limbah Beracun Pada Industri Pulp. Berita Selulosa 23(4)

: 91-99.

Rustaman, Nuryani. 2005. Strategi Belajar Mengajar Biologi. Penerbit

Universitas Negeri Malang (UM Press).

Rustaman. et. al. 2003. Strategi Belajar Mengejar Biologi. Jurusan Pendidikan

Biologi. FMIPA. UPI. IMSTEP.

Saepudin, Endang. Setiasih Siswati. 2009. Bioteknologi. Handout Kuliah.

Departemen Kimia FMIPA UI Jakarta (on line). http://www.ui.ac.id.

Diakses tanggal 26 Juni 2013.

Septianing, Resti.dkk. 2013. Panduan Belajar Biologi SMA Kls x 1A. Penerbit

Yudhistira.

Soedjono. 1991. Sumber Pencemaran. http://id.wikipedia.org/sumber pencemar

senin 6 mei 2014, pukul 16.15

Sudrajat, Akhmad. 2008. Konsep Sumber Belajar. http://akhmadsudrajat.

wordpress.com/2008/04/15/sumber-belajar-untuk-mengefektifkanpembelajaran-

siswa.Diakses 10 Juli 2014

Suarsini, Endang. 2007. Bioremediasi Limbah Cair Rumah Tangga

Menggunakan Konsorsia Bakteri Indigen dalam Menunjang Pembelajaran

Masyarakat. Disertasi tidak diterbitkan. Malang: PPS Universitas Negeri

Malang.

Sugiono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung:

Alfabeta.

Sutanto, Agus. 2009. Isolasi Bakteri Indigenus Limbah Cair Nanas Berpotensi

Bioremediasi. Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (Bioedukasi)Volume VII

No. 1April 2009.

Sutanto, Agus. 2010. Bioremediasi Limbah Cair Nanas. Penerbit Universitas

Muhammadiyah Malang.

Sutanto, Agus. 2010. Bioremediasi Limbah Cair Nanas dengan konsorsia Bakteri

Indigen dan pemanfaatannya untuk Penyusunan Buku Bioremediasi.

Disertasi. Universitas Negeri Malang.

Suharto. Ign. 2010. Limbah Kimia dalam Pencemaran Udara dan Air. Penerbit

Andi Yogyakarta.


REFERENSI

Encarta. 2001. World English Dictionary (North American Edition) (On

Line)(http://dictionary.msn.com/find/entry.asp?refid=186199647.

Diakses 28 juni 2013

EPA. 2000. Definition of Remediation; Technologies (on Line) http://www.epa

reachit.org/infohelp/defiehtyp.html. Diakses 28 Juni 2013

Ibrahim Muslimin, dkk, 2004. Sains (Materi Pelatihan Terintegrasi ) buku

1.Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar

dan Menengah, Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama.

http://chachubbygirl.blogspot.com/2013/03/mekanismedekomposisi-bahanorganik.

html. diakses senin 6 mei 2014

Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup. 2007. Peraturan Menteri Negara

Lingkungan Hidup Pedoman penetapan Baku Mutu Lingkungan. Nomor 5

Tahun 2007 tanggal 08 Mei 2007. Sekretaris Menteri Negara

Kependudukan dan Lingkungan Hidup (On Line). http://www.mnlh.go.id

diakses 25 Juni 2013.

Kusnadi. dkk. 2003. Common Text Book (Edisi Revisi) Mikrobiologi. Jurusan

Pendidikan Biologi Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu

Pengetahuan Alam. Universitas Pendidikan Indonesia.

Maulana Dani. 2013. Pendekatan Saintifik (Saintific Approach) Implementasi

untuk Kurikulum 2013. Penerbit Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan

Provinsi Lampung

Maulana Dani. 2014. Penilaian Otentik (Authentic assessment). Penerbit Lembaga

Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Lampung.

Menteri Negara Lingkungan Hidup. Keputusan Menteri Negara Lingkungan

Hidup No: Kep-51/MenLH/10/1995. Tentang Baku Mutu Limbah Cair bagi

Kegiatan Industri. http://www.cets-uii.org/BML/Air/BMLC/kepmen5195/.

Diakses 25 Juni 2013.

Mulyasa, H.E. 2013. Pengembangan dan Implementasi kurikulum 2013. Penerbit

Rosda. Bandung.

Purwati, S.& H. Hardiani. 1987.Pemanfaatan aktifitas Mikroorganisme untuk

Pengolahan Air Limbah Beracun Pada Industri Pulp. Berita Selulosa 23(4)

: 91-99.

Rustaman, Nuryani. 2005. Strategi Belajar Mengajar Biologi. Penerbit

Universitas Negeri Malang (UM Press).

Rustaman. et. al. 2003. Strategi Belajar Mengejar Biologi. Jurusan Pendidikan

Biologi. FMIPA. UPI. IMSTEP.

Saepudin, Endang. Setiasih Siswati. 2009. Bioteknologi. Handout Kuliah.

Departemen Kimia FMIPA UI Jakarta (on line). http://www.ui.ac.id.

Diakses tanggal 26 Juni 2013.

Septianing, Resti.dkk. 2013. Panduan Belajar Biologi SMA Kls x 1A. Penerbit

Yudhistira.

Soedjono. 1991. Sumber Pencemaran. http://id.wikipedia.org/sumber pencemar

senin 6 mei 2014, pukul 16.15

Sudrajat, Akhmad. 2008. Konsep Sumber Belajar. http://akhmadsudrajat.

wordpress.com/2008/04/15/sumber-belajar-untuk-mengefektifkanpembelajaran-

siswa.Diakses 10 Juli 2014

Suarsini, Endang. 2007. Bioremediasi Limbah Cair Rumah Tangga

Menggunakan Konsorsia Bakteri Indigen dalam Menunjang Pembelajaran

Masyarakat. Disertasi tidak diterbitkan. Malang: PPS Universitas Negeri

Malang.

Sugiono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung:

Alfabeta.

Sutanto, Agus. 2009. Isolasi Bakteri Indigenus Limbah Cair Nanas Berpotensi

Bioremediasi. Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (Bioedukasi)Volume VII

No. 1April 2009.

Sutanto, Agus. 2010. Bioremediasi Limbah Cair Nanas. Penerbit Universitas

Muhammadiyah Malang.

Sutanto, Agus. 2010. Bioremediasi Limbah Cair Nanas dengan konsorsia Bakteri

Indigen dan pemanfaatannya untuk Penyusunan Buku Bioremediasi.

Disertasi. Universitas Negeri Malang.

Suharto. Ign. 2010. Limbah Kimia dalam Pencemaran Udara dan Air. Penerbit

Andi Yogyakarta.