PENGARUH PRUDENCE TERHADAP ASIMETRI INFORMASI DENGAN KUALITAS LABA SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN INDEKS LQ45 YANG TERDAFTAR DI BEI)

Oktifia Aristiani, Suharto, Gustin Padwa Sari (2017) Pengaruh Prudence Terhadap Asimetri Informasi Dengan Kualitas Laba Sebagai Variabel Moderasi (studi Empiris Pada Perusahaan Indeks Lq45 Yang Terdaftar Di Bei)

Akuisisi, Journal Akuntansi, 13(2); 62-82


File Pdf Download


ABSTRAK

The purpose of this research was to examine 1) the influence of prudence to the information asymmetry, 2) the effect of the earning quality as a moderating variable between prudence with information asymmetry. The research object was the ILQ45 company listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) for 3 years (2013-2015). Samples were 70 companies. The sampling technique used purposive sampling. Data were analyzed using SPSS 22.0 for Windows that consists of two types of analyze are multiple linier regression and analyze are Simple linier regression. Testing the hypothesis in this test using the t test, F test and coefficient of determination.Based on test result found that the prudence variable has no effect on information asymmetry. But prudence and moderating variables earning quality has effect towards the information asymmetry.
Keywords: prudence, information asymmetry, earning quality, bid ask spread.


REFERENSI

  1. Detik Finance. (2010). Great River Diputus Pailit.http://m.detik.com/finance/bursa-valas (diakses 2 Desember 2016).
  2. Ghozali, Imam. (2013). Aplikasi Analisis Multivariate dengan program IBM SPSS. 21. Edisi 7. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
  3. Givoly, Dan & Carla Hayn.(2002). The changing time-series properties of earnings, cash flows and accruals: Has financial reporting become more conservative?.Journal of Accounting and Economics. 29: 287-320.
  4. Halim J, C. Meiden dan R. L. Tobing. (2005). “Pengaruh Manajemen Laba pada Tingkat Pengungkapan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur yang termasuk dalam Indeks LQ-45”.SNA VIII
    Solo.
  5. Hanita, Sri dan Fitriyani. (2010). Pengaruh Konservatisme Terhadap Asimetri Informasi Dengan Menggunakan Beberapa Model Pengukuran Konservatisme.Simposium Nasional Akuntansi XIII, Purwokerto.
  6. Hapyani. (2009). Pengujian Teori Static Teori Struktur Modal. Jurnal Riset Akuntansi. Fakultas EkonomiUniversitas Indonesia.
  7. Hartono. (2005). Hubungan Teori Signalling dengan Underpricing Saham Perdana di Bursa Efek Jakarta. Jurnal Bisnis dan Manajemen: pp 35-48.
  8. Hellman, Niclas. (2008). Accounting Conservatism under IFRS.Accounting In Europe, Vol.5, No. 2, Hal.71-100.
  9. Hidayati, Nova Annisa. (2012).Pengaruh Konservatisme Terhadap Asimetri Informasi Dimoderasi Oleh Kepemilikan Manajerial Dan Kepemilikan Institusional. Naskah Publikasi.Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  10. Hukum online.(2007). Kasus Great River “Menteri Keuangan Membekukan Akuntan Publik Justinus Aditya Sidharta”. http://hukumonline.com (diakses 2 Desember 2016).
  11. Jama?an. (2008).Pengaruh Mekanisme Corporate Governance, dan Kualitas Kantor Akuntan Publik Terhadap Integritas Informasi Laporan Keuangan (Studi Kasus Perusahaan publik yang Listing di BEJ). Semarang: Universitas Diponegoro.
  12. Jogiyanto.(2008). Teori Portofolio dan Analisis Investasi.Edisi 5.BPFE. Yogyakarta
  13. Juanda, Ahmad. (2007). Pengaruh Risisko Litigasi dan Tipe Strategi terhadap Hubungan Antara Konflik Kepentingan dan Konservatisme Akuntansi.Simposium Nasional Akuntansi X, Makassar.
  14. LaFond, R. and Watts, R.L. (2008). The information role of conservatism, The Accounting Review, Vol. 83, No. 2, pp.447–478.
  15. Lafond, Ryan., Sugatha Roychowdhury. (2007). Managerial Ownership and Accounting Conservatism.Journal of Accounting Research, Vol.6, No. 1, Hal.101-135.
  16. Penman,S., and X. Zhang. (2002). Accounting Conservatism, Quality of Earnings, and Stock Returns. The Accounting Review, 77 (2): 237–264.
  17. Rahmawati, Fitri. (2010). Pengaruh Karakteristik Dewan sebagai Salah Satu Mekanisme Coorporate Governance terhadap Konservatisme Akuntansi di Indonesia. Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang.
  18. Ramawati, Nur. (2015). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan prudence.Undergraduate Theses of Accounting. Universitas Esa Unggul.
  19. Rashid, Afzalur. (2015).Revisiting Agency Theory: Evidence of Board Independence and Agency Cost from Bangladesh. Journal of Business Ethics. JBE; Dordrecht Vol. 130, Iss. 1, (Aug 2015): 181-198.
  20. Seswanto, Herbowo. (2012). Pengaruh konservatisme terhadap kualitas laba dengan pendekatan accounting based dan market based.Skripsi. Universitas Indonesia.
  21. Shankman, Neil A.(1999). Reframing the debate between agency and stakeholder theories of the firm. Journal of Business Ethics: JBE; Dordrecht Vol. 19, Iss. 4, (May 1999): 319-334.
  22. Suaryana, Agung. (2008). Pengaruh Konservatisme Laba terhadap Koefisien Respon Laba. Jurnal Akuntansi dan Bisnis. Vol. 3 No. 1.
  23. Sulaiman, Agung Putra. (2014). Pengaruh kualitas laba terhadap asimetri informasi dan biaya ekuitas. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University.
  24. Suyati.(2010). Determinan Konservatisme dan Asimetri Informasi: Studi pada Perusahaan Non Keuangan di BEI. Program Pascasarjana Ilmu Akuntansi.
  25. Tempo.(2002). Bapepam: Kasus kimia farma merupakan tindak pidana. http://m.tempo.co.id (diakses 2 Desember 2016).
  26. Tempo.(2002). Bapepam: Kasus kimia farma merupakan tindak pidana. http://m.tempo.co.id (diakses 2 Desember 2016).
  27. Tuffour, Michael and Boahen Atta Oppong.(1997). Profit Efficiency In Broiler Production: Evidence From Greater Accra Region Of Ghana. International Journal of Food and Agricultural Economics. ISSN
  28. Pengaruh Prudence Terhadap Asimetri 2147-8988.Vol. 2 No. 1 pp. 23-32.Department of Business Economics, Presbyterian University College, Ghana.
  29. Wardhani, R. (2008). Tingkat Konservatisme Akuntansi di Indonesia dan Hubungannya Dengan Karakteristik Dewan Sebagai Salah Satu Mekanisme Corporate Governance. SNA XI, Pontianak.
  30. Watts, R. (2003). Conservatism in Accounting Part I: Explanations and Implications. Journal of Accounting and Economics.207–221.
  31. Watts, R. (2003). Conservatism in accounting part II: Evidence and research opportunities. Accounting Horizons 17, 287-301.
  32. Widya.(2005). Analisis Faktor-Fator yang Mempengaruhi Pilihan Perusahaan Terhadap Akuntansi Konservatif. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, Vol; 8, No. 2, Mei 2005: 138-157.
  33. Yustina, R. (2013). Pengaruh Konvergensi Ifrs Dan Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Tingkat Konservatisme Akuntansi.Skripsi.Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB. diakses dari http://jimfeb.ub.ac.id pada tanggal 28 November 2016.
  34. Zhang, Jieying. (2007). The Contracting Benefits of Accounting Conservatism to Lenders and Borrowers. Journal of Accounting and Economics, Vol. 45, Hal. 27-54.
  35. http://www.idx.co.id Daftar Saham Perusahaan Tercatat yang Masuk Dalam Penghitungan Indeks LQ-45 Periode Agustus 2013 s/d Januari 2015 dan Penghitungan Indeks LQ-45 Periode Februari 2013 s/d Juli 2015.