PEMODELAN KINERJA MENGGUNAKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI

Suharto (2014) Pemodelan Kinerja Menggunakan Disiplin Kerja Pegawai

Derivatif, Jurnal Manajemen, 8(2); 29-40


File Pdf Download


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk membuat model kinerja dengan menggunakan disiplin kerja karyawan koperasi. Alat analisis yang digunakan adalah analisis rank spearman yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa variabel disiplin kerja mempunyai korelasi atau hubungan dengan variabel kinerja pegawai. Maka dapat disimpulkan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan besaran. Atau dengan kata lain bahwa semakin tinggi tingkat disiplin kerja maka akan diikuti oleh semakin tingginya kinerja pegawai.
Kata Kunci: Disiplin Kerja, Kinerja Pegawai


REFERENSI

  1. Amran. (2009). Pengaruh Disiplin Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Departemen Sosial Kabupaten Gorontalo. Jurnal Ichsan Gorontalo , 4(2).
  2. Andria, V. , & Trisyulianti, E. (2011). Implementasi Manajemen Pengetahuan dan Dampaknya terhadap Kinerja Organisasi pada PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Jurnal Manajemen dan Organisasi , 154-171.
  3. Arianto, D. A. (2013). Pengaruh Kedisiplinan, Lingkungan Kerja, dan Budaya Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Pengajar. Jurnal Economia , 191-200.
  4. Arikunto, S. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
  5. Azwar, S. (1998). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  6. Basrowi, & Sukidin. (2002). Metode Penelitian Kualitatif Perspektif Mikro. Surabaya: Insan Cendikia.
  7. Brahmasari, I. A., & Suprayetno, A. (2008). Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan, dan Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan serta Dampaknya pada Kinerja Perusahaan (Studi Kasus pada PT. Pei Hei International Wiratama Indonesia). Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan , 124-135.
  8. Collings, D. G., Wood, G. T. , & Szamosi, L. T. (2009). Human Resource Management: A Critical
    Appproach. Human Resource Management Routledge , 1-23.
  9. Creswell, J. W. (2002). Desain Penelitian. Jakarta: KIK Press.
  10. Deikme, P. (2013). Motivasi Kerja dan Budaya Organisasi Pengaruhnya Terhadap Kinerja Pegawai Bagian Keuangan Sekda Kabupaten Mmimika Provinsi Papua. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi , 1(3), 980-986.
  11. Dessler, G. (2005). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Indeks.
  12. Dewi, S. P. (2012). Pengaruh Pengendalian Internal dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan SPBU Yogyakarta (Studi Kasus pada SPBU Anak Cabang Perusahaan RB Group). Nominal, Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen , 1(1), 1-22.
  13. Gomes, F. C. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Penerbit Andi.
  14. Hameed, A. (2014). Impact of Compensation on Employee Performance (Empirical Evidence from Banking Sector of Pakistan). International Journal of Business and Social Science , 5(2), 302-209.
  15. Hasibuan, M. (2008). Manajemen Dasar, Pengertian, dan Masalah. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
  16. Mangkunegara, A. P. (2009). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Bandung: Penerbit Refika Aditama.
  17. Mangkunegara, A. P. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  18. Mangkunegara, A. P. (2000). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
  19. Robbins, S. P. (1994). Teori Organisasi: Struktur, Desain, dan Aplikasi, Edisi Ketiga. Jakarta: Arcan.
  20. Sastrohadiwiryo, S. (2003). Manajemen Tenaga Kerja Indonesia, edisi 2. Jakarta: PT Bumi Aksara.
  21. Simamora, B. (2003). Panduan Riset Perilaku Konsumen. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.