KAJIAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DALAM MENDUKUNG PENGUATAN KLASTER INDUSTRI GULA TEBU NASIONAL

Bambang Suhada 1), E. Gumbira Sa’id 2), LW. Rusastra 2) dan Sukardi 2) (2012) Kajian Peningkatan Produktivitas Dalam Mendukung Penguatan Klaster Industri Gula Tebu Nasional

Unsoud


File Pdf Download


ABSTRAK

<!--[if gte mso 9]><xml> 800x600 </xml><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 </xml><xml> </xml> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";} </style>


Keywords: productivity, cane sugar industry, industry cluster, yield sugar crystalline



REFERENSI

<!--[if gte mso 9]><xml> 800x600 </xml><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 </xml><xml> </xml> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";} </style> Dewan Gula Indonesia (1999). Restrukturisasi Gula Indonesia April 1999. Bahan Diskusi Reformasi Gula Indonesia., Jakarta

Davies (2000). Partner Risk : Managing The Downside of Strategic Alliances. Purdue University Press.

Ditjen Bina Pproduksi Perkebunan (2002). Program Akselerasi Peningkatan Produktivitas Gula Nasional : 2002 - 2007, (buku 1). Ditjen BPP Deptan, Jakarta

E. Gumbira - Sa’id dan Rahayu (2006). Pengembangan Disian dan Teknologi Untuk Peningkatan Daya Saing Potensi Unggulan Daerah. Makalah Pada Pertemuan Pusat dan Daerah tentang “Strategi Penggalian dan Pengembangan Potensi Ekonomi Daerah”, Jakarta 17-19 Juli 2006.

Mardianto, S., P. Simatupang, P.U. Hadi, H. Malian dan A Susmiadi. (2005). Peta Jalan (Road Map) dan Kebyakan Pengembangan Industri Gula Nasional. Forum Penelitian Agro Ekonomi Vol. 23 No. 1 Juli 2005. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian.

Malian dan Saptana (2004). Revitalisasi Sistem dan Usaha Agribisnis Gula. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian, Departemen Pertanian.

Mardianto, et al., (2005). Peta jalan (Road map) dan Kebijakan Pengembangan Industri Gala Nasional. FAE, Vol 23, No.l. 1 luli 2005. Pulitbangsosek Departemen Pertanian

Monke dan Person (1989). The Policy Analysis Matrix for Agricultural Development. Cornell University Press, Ithaca (USA) and London.

Malian, A.H., M. Ariani, K.S. Indraningsih, A.K. Zakaria, A. Askin dan J. Hestina. (2004). Revitalisasi Sistem dan Usaha Agribisnis Gula; Laporan Akhir. Puslitbang Sosial Ekonomi Pertanian, Bogor.

Munir R (2007) Peranan Master Industri Dalam Kaitannya Dengan Pengembangan Produk Unggulan. Makalah disampaikan pada Lokakarya Pengembangan Produk Unggulan Daerah, Departemen Dalam Negeri, 2007.

Nurdin dan Zabidi (2005). Pengukuran dan Analisis Produktivitas Lini Produksi PT. XYZ Dengan Menggunakan Metode Objective Matrix. Jurusan Teknik Industri, STTA. Jogjakarta.

P3G1, (2008). Konsep Peningkatan Rendemen Untuk Mendukung Program Akselerasi Industri Gula Nasional. P3G( Pasuruan.

Pahan, E. Gumbira-Sa’id, Tambunan, Asmono, Suroso (2011). The future palm oil industrial cluster of Riau Region - Indonesia, Europena Journal of Social Science, volume 24, Number 3 (2011)

Pakpahan (2009). Transformasi Industri Nasional Berbasis Tebu. Makalah pada Simposium Pergulaan. KADIN, Jakarta

Pakisama Inc (2010). 2010 - 2015 : Threat Of Extinction Or Opportunity For Liberation. Pakisama Policy Paper

Rusastra LW, Suprihatini R, dan Iqba M (1999). The Anticipative Sugar Development Strategy Facing Economics Crisis And Competitive market. Centre For International Economics Studies. University Of Adelaide.

Rusastra. et al., (1998). Keunggulan Komparatif. Struktur - Proteksi dan Perdagangan Internasional. Dalam Buku Ekonomi Gula Di Indonesia. Penerbit IPB, Bogor.

Rigss. J.L. (1988). Production Systems : Planning, Analysis and Control. Fourth Edition. John Willey and Sons, New York.

Susmiadi, Toharisman dan Bakrie (2005). Swasembada Gula : Mungkinkah Tercapai ?. Majalah Gula Indonesia Vo. XXIV No.l Febriari 1005.

Sumanth. D.1 (1984). Productivity Engineering And Management, International Student Edition. McGnv-Hill Book Company, New York

Sudana, Simatupang, Friyatno, Muslim dan Sulstyo (2000). Dampak Deregulasi Industri Gula Terhadap Realokasi Sumberdaya, Produksi Pangan dan pendapatan petani. Laporan Penelitian, Pusat penelitian sosial Ekonomi Pertanian , Bogor

Susila dan Susmiadi. (2000). Analisa Dampak pembebasan Tarif Impor dan Perdagangan Bebas Terhadap industri Gula. Laporan Penelitian, Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia, Bogor

Susila (2005). Pengembangan Industri Gula Indonesia ; Analisis Kelayakan Dan Keterpaduan Sistem Produksi. Disertasi S3 Institut pertanian Bogor. Tidak Dipublikasikan.

Susila W.R dan Sinaga. (2005). Analisis Kelayakan Industri Gula Nasional. Jurnal Agro Ekonomi Vol. 23 No. I Mei 2005. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian, Departemen Pertanian..

Soentoro, N. Indiarto, dan A.M.S. Ali. (1999). (Usahatani dan Tebu Rakyat Intensifikasi di Jawa. Dalam Ekonomi Gula di Indonesia. Penerbit Institut Pertanian Bogor.

Sawit, Erwidodo, Kuntohartono dan Siregar (2003). Penyehatan dan Penyelamatan Industri Gula Nasional. Jornal Analisa Kebijakan Pertanian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Social Ekonomi Pertanian. Vol 1 No. 3 September 2003. Bogor

Stainer, A (1997). Capital Input And Total Productivity Management. MCB University Press. Midllesex University. London

Toharisman, A. (2007). Kinerja Industri Gula Indonesia 2007. P3GI Pasuruan