MODEL OPTIMALISASI DANA ZAKAT DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN KOTA MELALUI PENDEKATAN COMMUNITY BASED DEVELOPMENT (CBD) DI PROVINSI LAMPUNG

Nedi Hendri, S.E., M.Si., Akt. C.A. & Suyanto, S.E., M.Si., Akt., C.A. (2016) Model Optimalisasi Dana Zakat Dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin Kota Melalui Pendekatan Community Based Development (cbd) Di Provinsi Lampung

Hasil Penelitian


File Pdf Download


ABSTRAK

Permasalahan kemiskinan yang cukup kompleks membutuhkan intervensi semua
pihak secara bersama dan terkoordinasi. Selama ini Organisasi Pengelola Zakat
(OPZ) menjalankan program pendayagunaan zakat untuk penanggulangan
masalah kemiskinan hanya dengan logikanya sendiri. Sehingga model-model
pemberdayaan dana zakat terhadap masyarakat miskin kota yang terjadi berbedabeda
pula, dengan keunggulan dan kelemahan masing-masing. Penelitian ini
bertujuan mencari prototipe model optimalisasi dana zakat yang tepat dalam
pemberdayaan masyarakat miskin kota berbasis kearifan lokal di provinsi
Lampung. Penelitian ini menggunakan metode survey untuk tahun pertama dan
kedu yang merupakan tahap pemetaan model, identifikasi produk unggulan
menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, sedangkan tahap
rekontruksi model menggunakan analisis komparatif dan analis SWOT. Hasil
yang telah dicapai melalui penelitian ini antara lain: 1). Derkripsi model-model
optimalisasi dana zakat di provinsi Lampung 2).Deskripsinya produk-produk
unggulan berbasis kearifan lokal di Provinsi Lampung 3). Prototipe model
optimalisasi dana zakat dalam pemberdayaan masyarakat miskin kota berbasis
kearifan lokal di Provinsi Lampung.
Key Word: Dana Zakat, Pemberdayaan, Masyarakat Miskin Kota dan
Community Based Development (CBD).



 



REFERENSI

Antonio, M.S. 2001. Bank Syariah dari Teori ke Praktik. Jakarta : Gema Insani.
Firmansyah, dkk. (2009), Potensi dan Peran Zakat Dalam Mengurangi Kemiskinan (Laporan Penelitian P2E-LIPI).
Fujyono, Arif. 2009. Optimalisasi ZIS dalam Mengentaskan Kemiskinan.Jurnalof Islamic Bussiness and Economics,
Juni 2009 Vol.2 No.1
Hafi dhuddin, Didin, (2002), Zakat Dalam Perekonomian Modern.Jakarta:Gema Insani Press.
Hidayat, Syarif dan Darwin Samsulbahri. 2001. Pemberdayaan Ekonomi Rakyat.
Sebuah rekontruksi Konsep Community Based Development (CBD.) Jakarta: Pustaka Quantum.
Hasan, M. Ali. 2006. Zakat dan Infak. Jakarta: Kencana Perdana Group
Kholiq, Abdul. 2012. Pendayagunaan Zakat, Infak dan Sedekah untuk
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Miskin di Kita Semarang.Ristek Vol. 6 No. 1 Hal 39-47
Kisroh, A.S. 2007. Model Pemberdayaan Masyarakat Tergususr Akibat
Pembangunan Bendungan Nipah melalui Pola Kemitraan di Sampang Madiun.
Madani, El. 2013. Fiqh Zakat. Yogyakarta: Diva Press
Masyarakat Mandiri. 2006. Laporan Triwulanan III (TW03): Oktober – Desember
Masyarakat Mandiri Dompet Dhuafa Program Pendampingan Klaster Tahu Iwul Desa Bojong Sempu.
Nasution, dkk. 2008. Indonesia Zakat and Development Report 2009. Depok: CID.
Pemerintah Republik Indonesia. 1999. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 1999tentang Pengelolaan Zakat.
Petrasa, 2008. Wacana Pusat Studi Mengatsi Bencana.Yogyakarta: UPN Veteran.
Rangkuti, Fredy. 2007. Analisis Swot Teknik Membedah Bisnis. Jakarta: Gramedia
Sukmana, Oman. 2010. Konsep Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Komunitas Berbasis Potensi Lokal.
Humanity, Vol 6 No.1, September 2010 Hal 59-64
Sumodiningrat, G. 1999. Pemberdayaan Masyarakat dan Jaring
PengamanSosial.Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sunartiningsih, Agnes (ed.).2004. Strategi Pemberdayaan
Masyarakat. Yogyakarta: Aditya Media.
Susanto, H. 2006. Dinamika Penanggulangan Kemiskinan:
Tinjauan Historis EraOrde Baru. Jakarta: Khanata.
Todaro, M. P. 2000. Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga.
Jakarta: Penerbit Erlangga.
Yunus, Muhammad.2006.Grameen Bank (Bank Kaum Miskin).
Terjemahan Irfan Nasution. Jakarta: Penrbit Buku Kita.