MEMBANGUN KARAKTERKEBANGSAAN MELALUI BUDAYA SEKOLAH: POTRET PENANAMAN NILAI KARAKTER DI SEKOLAH MENENGAH

Kuswono (2016) Membangun Karakterkebangsaan Melalui Budaya Sekolah: Potret Penanaman Nilai Karakter Di Sekolah Menengah

Program Studi Magister Pendidikan Ips Pascasarjana Universitas Lampung


File Pdf Download


ABSTRAK

Penelitian ini menganalisis pola penerapan pendidikan karakter melalui budaya sekolah.Penelitian dilakukan di SMA Negeri 5 Kota Metro Provinsi Lampung yang berstatus sebagai sekolah perintis berkarakter kebangsaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan pencatatan dokumen. Validitas data dilakukan dengan triangulasi. Analisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menemukan pola pembentukan karakter kebangsaan melalui budaya sekolah yang mengacu kepada sila-sila Pancasila sebagai dasar negara. Budaya sekolah yang muncul untuk pembentuk karakter kebangsaan meliputi program,yakni (1) membangun religiusitas peserta didik, (2) membentuk rasa cinta tanah air, (3) solidaritas sosial, (4) sopan santun sebagai adat ketimuran.


REFERENSI

Astuti D, Siti Irene. 2010. “Pendidikan Holistik dan Kontekstual dalam Mengatasi 
Krisis Karakter”. Cakrawala Pendidikan, Mei 2010, Th. XXIX, Edisi
Khusus Dies Natalis UNY. Hlm. 41-58. 

Battistich, Victor.2005. “Character Education, Prevention, and Positive Youth 
Development”. Dalam http//journals.apa.org/prevention/volume 4. Diakses
pada 20 Mei 2012. 

Dewi, Ana Purnama. 2012. “Peran Budaya Sekolah dalam Mendukung Prestasi 
Belajar Siswa Studi Kasus: Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Sugar
Group Lampung”. Skripsi. Universitas Indonesia.
http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20308970Spdf/Ana Purnama Dewi.pdf


E. Mulyasa. 2012. Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.  

Eko Huda S, Ita Lismawati dan F. Malau, “Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 
Urutan 100”, dalam vivanews.com.Kamis, 21 Juni 2012. Diakses pada 29
Juni 2012. 

Ghufron, Anik. 2010. “Integrasi Nilai-nilai Karakter Bangsa pada Kegiatan 
Pembelajaran”. Cakrawala Pendidikan, Mei 2010, Th. XXIX, Edisi Khusus
Dies Natalis UNY. Hlm. 13-24. 

Kuswono. 2013. “Pendidikan Karakter pola Muhammadiyah (Studi Kasus SMA Muhammadiyah 1 dan MA Muallimin Yogyakarta)”. Guidena. September 2013, Vol.3 UM Metro. Hlm. 42-49. 
Lickona, Thomas. 1991. Educating for Character (How Our Schools Can Teach
Respect and Responsibility). New York: Bantam Books. 

Lickona, Thomas.1988. “Four Strategies for Fostering: Character Development in 
Children”.The Phi Delta Kappan. Vol. 69, No. 6. Phi Delta Kappa
International. Hlm. 419-423. 

Marzuki, Ide Lia, Sudjarwo, Suntoro, 2015).Pengembangan Budaya dan Iklim 
Sekolah di SMA Negeri 2 Bandar
Lampung.http://download.portalgaruda.org/article.php?article=327868&val
=7225&title=PENGEMBANGAN BUDAYA DAN IKLIM
SEKOLAH DI SMA NEGERI 2 BANDAR LAMP
UNG. 

Masnur, Muslich. 2011.Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis 
Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.

Matula, Leslie Luton. 2004. Character Education and Social Emotional Learning, 
Why We Must Teach the Whole Child. Tanpa Kota Terbit: Mindoh.

Milles, Matthew B. Dan Hubberman. “Qualitative Date Analysis”, (a.b) Tjetjep 
Rohendi Rohidi. 1992. Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tentang
Metode-Metode Baru. Jakarta: UI Press. 

Mudji Rahardjo. 2011. “Pendidikan Indonesia Menurun”, terdapat dalam www. 
mudjiarahardjo.com. Diakses pada 20 Juni 2012.

Ramli. 2013. “Pengaruh Budaya Sekolah terhadap Kompetensi Produktif Peserta 
Didik SMKN Sumatera Barat”. Cakrawala Pendidikan, Juni 2013, Th.
XXXII, No. 2. Yogyakarta.  

Republika.Indonesia Duduki Peringkat Empat Negara Terkorup di Asia” terdapat 
dalamwww.republika.co.id.Diakses pada 20 Juni 2012.

Samsuri. 2011. Pendidikan Karakter Warga Negara (Kritik Pembangunan 
Karakter Bangsa). Yogyakarta: Diandra Pustaka Indonesia.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, 
Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutarno. 2011. Berkorban Demi Terwujudnya Umat Berakhlak Mulia, Khutbah  Idul Adha 6 Nopember 2011. Surakarta: Pembina Agama Islam Universitas Sebelas Maret.