RESPON FISIOLOGIS TANAMAN TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN YANG TERCEMAR LOGAM BERAT, KALAH ATAU BERTAHAN?

Kartika Sari, Widya Sartika Sulistiani (2017) Respon Fisiologis Tanaman Terhadap Kondisi Lingkungan Yang Tercemar Logam Berat, Kalah Atau Bertahan?

Fkip Um Metro


File Pdf Download


ABSTRACT

Cemaran logam berat tidak dapat dihindari akibat adanya kemajuan industri dan teknologi. Akibatnya, tanaman terpaksa beradaptasi terhadap perubahan lingkungan tersebut. Tanaman tidak serta-merta mati, telah mengembangkan mekanisme yang berbeda untuk menjaga konsentrasi fisiologis ion-ion logam esensial sekaligus meminimalisir terdedahnya tanaman terhadap logam berat non esensial. Untuk itu akan dikaji bagaimanakah tanaman secara umum merespon kondisi lingkungan yang tercemar logam berat sehingga dapat diperkirakan langkah terbaik untuk mengatasi cemaran logam berat terhadap pertumbuhan tanaman. Selama masih dalam ambang batas, tanaman akan berupaya untuk melakukan berbagai mekanisme rumit untuk merespon stress akibat cemaran logam berat. Usaha yang dilakukan adalah membentuk kompleks ligan-logam, mengkhelatkan logam, melepaskan asam organik, mengaktifkan enzim antioksidan, hingga mengaktifkan transkripsi gen-gen yang responsif terhadap keberadaan logam berat. Jika konsentrasi cemaran terlalu tinggi, maka dapat meracuni tanaman. Diawali dengan tampilan morfologis yang berubah sampai dengan pertumbuhan dan produksi tanaman yang terganggu sehingga akhirnya mati. Untuk itu dibutuhkan bantuan dari luar untuk mengatasinya. Penyerapan logam berat dapat dikurangi dengan mengatur masa panen, pemangkasan yang tepat, dan penambahan pupuk hayati. Pada akhirnya, tanaman yang mampu bertahan pada kondisi cemaran logam berat berpeluang untuk dikembangkan sebagai tanaman hiperakumulator dalam proses fitoremediasi.

Kata Kunci: logam berat, pertumbuhan tanaman, respon fisiologis