PENGEMBANGAN KAPASITAS KONSELOR LINTAS BUDAYA MELALUI PEMAHAMAN NILAI KEARIFAN LOKAL SUKU LAMPUNG

Agus Wibowo (2017) Pengembangan Kapasitas Konselor Lintas Budaya Melalui Pemahaman Nilai Kearifan Lokal Suku Lampung

Fkip Um Metro


File Pdf Download


ABSTRACT

Saat ini lampung bagi sebagain orang diidentikan dengan daerah yang suka kekerasan an tindak kriminal. Penyebab kondisi ini salah satunya diduga para generasi muda lampung salah memaknai nilai kearifan lokal, sehingga remaja akan melakukan sesuatu apapun asal demi harga diri. Kondisi yang terjadi saat ini bagi suku lampung sebenarnya sangat bertentangan dengan nilai budaya dan karakter suku lampung yang sebenarnya, yaitu ramah tamah, suka bergaul, tolong menolong, toleransi, dan berkeinginan untuk maju. Upaya untuk membangun karakter remaja lampung salah satunya dilakukan melalui konseling lintas budaya. Melalui konseling lintas budaya, konselor akan mengidentifikasi masalah pemahaman dan penafsiran nilai budaya oleh remaja yang mengakibatkan disorientasi nilai pada perilaku remaja lampung. Untuk mencapai efektifitas konselinb lintas budaya, konselor hendaknya Meningkatkan pemahaman secara filosofi tentang nilai kearifan lokal suku lampung, 2) Menginternalisasikan nilai kearfian lokal Lampung dalam sikap, perilaku saat konseling dengan remaja lampung, dan 3)  sikap keterbukaan konselor, serta penggunaan teknik “pemberian contoh” secara tepat saat konseling

Kata kunci: Nilai Kearifan lokal, Lampung, Konselor