PENGEMBANGAN DESAIN MODEL PEMBELAJARAN STEAM UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS

Dr. Rahmad Bustanul Anwar, M.Pd., Nova Kurniawati (2025) Pengembangan Desain Model Pembelajaran Steam Untuk Memfasilitasi Kemampuan Berpikir Kritis,


TEXT
fulteks.pdf
Download

ABSTRAK

Kemampuan berpikir kritis matematis adalah kemampuan yang dibutuhkan dalam pendidikan
matematika. Berpikir kritis matematis merupakan suatu berpikir secara aktif, dan tidak hanya pasif
menerima begitu saja ide atau gagasan orang lain khususnya tentang matematika. Peran aktif siswa
masih kurang, ditunjukkan dengan sedikitnya siswa yang aktif dalam bertanya dan berpendapat.
Pengenalan ilmu pengetahuan dan teknologi yang masih kurang dalam kegiatan eksplorasi
pembelajaran. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa cenderung berfokus pada guru tanpa
menganalisis, mengkritik, mengevaluasi apa yang disampaikan oleh guru. Dengan menggunakan
model pembelajaran yang menekankan berpikir kritis, kita membantu mempersiapkan generasi yang
mampu menyaring informasi, memecahkan masalah, dan menghadapi tantangan kompleks di
berbagai bidang kehidupan. Ini merupakan landasan penting dalam pengembangan kemampuan
analitis, kreatif, dan kritis yang diperlukan untuk menghadapi perubahan dan tantangan di era modern.
Model pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) sangat cocok
untuk memfasilitasi kemampuan berpikir kritis. Pendekatan ini tidak hanya menekankan pada
pemahaman konsep- konsep ilmiah dan matematika, tetapi juga mengintegrasikan seni dan teknologi,
serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis melalui pendekatan berbasis proyek dan
eksperimen. Modul ajar berbasis model pembelajaran STEAM mencakup materi pembelajaran yang
mengintegrasikan konsep- konsep ilmiah, teknologi, teknik, seni, dan matematika. Modul ajar
dirancang untuk merangsang pemikiran kritis, kreativitas, dan kolaborasi siswa melalui pendekatan
berbasis proyek dan eksperimen. Metode penelitian: R&D dengan model Borg & Gall dengan tujuh
tahapan: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5)
revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk. Hasil penelitian ini mengembangkan perangkat ajar
berupa modul ajar barbasis model pembelajaran STEAM yang valid dan praktis, model pembelajaran
STEAM mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis kategori sedang. Capaian luaran penelitian:
1) Satu publikasi artikel pada jurnal terakreditasi sinta 2 status accepted; 2) HKI modul ajar berbasis
STEAM status granted.


Type:Other
Depositing User:Admin Universitas
Date Deposited:17 September 2026
Last Modified:17 September 2026
URI:https://repository.ummetro.ac.id/view/4675